Mebel sofa jepara

Mebel Sofa Jepara Model Minimalis

Mebel sofa jepara di produksi dengan menggunakan kayu jati perhutani dan juga kayu jati yang di beli dari masyarakat setempat atau lebih di kenal dengan sebutan kayu jati kampong. Kayu jati di pilih sebagai bahan baku pokok pembuatan mebel sofa jepara oleh para perajin mebel jepara karena kualitasnya yang sangat bagu, kuat dan juga serat kayunya yang sangat halus. Kayu jati juga sangat bagus untuk mebel yang menggunakan pewarna sebagai finising akhir, di samping itu juga kayu jati sangat cocok untuk di buat sebagai mebel unfinish atau tanpa sentuhan pewarnaan. Biasanya model unfinish ini sangat di gemari oleh pasar eropa.

Mebel sofa jepara
Mebel Sofa Jepara

Mebel sofa jepara yang saat sedang trend adalah model mebel sofa jepara minimalis, model sofa minimalis ini sudah cukup lama bertahan sebagai trend model sofa saat ini, sebelumnya model sofa jepara yang paling banyak adalah model klasik, meskipun posisi sofa klasik telah tergeser oleh model sofa minimalis namun tetap saja model klasik tetap banyak pengemarnya, model sofa klasik yang menggunakan bahan baku mahoni lebih banyak di pasarkan ke benua eropa, negara asia seperti korea juga sangat menyukai model sofa klasik. Sementara untuk model sofa minimalis lebih banyak di jual untuk keperluan dalam negeri sendiri, karena memang masyarakat tanah air lebih suka dengan model minimalis ini.

Mebel sofa jepara lebih banyak di jual atau di pesan oleh mereka yang memiliki toko toko mebel, baik itu di dalam kota jepara sendiri ataupun di luar kota jepara. Seiring dengan berjalannya perkembangan teknologi, mebel sofa jepara juga sudah mulai di pasarkan melalui media internet. Penggunaan media social seperti facebook dan juga Instagram yang sangat simple dan mudah untuk di pelajari membuat kedua media social ini sangat banyak di gunakan oleh para perajin mebel jepara untuk memasarkan produk hasil karya mereka. Buktinya ada banyak perajin mebel dari pelosok desa di kabupaten jepara yang berhasil mendapatan pembeli produksi mereka.